

S'gelas anggur di meja kayu
malam makin mengendap
dalam relung jiwa ku
kegelapan telah melingkupi langit
kerlip kunang2 bercampur aroma lumpur
Kidung serangga sawah adalah kepedihan
yang di persembahkan malam
ketika peri2 kecil
mengunjungiku dengan PAYUDARA mungil
dan tubuh menggigil
Aku tergetar
menahan perih
yang menjalar
hingga SUMSUM
Kelopak2 malam gugur di halaman
hari2 yang kujalani dengan nyanyian KODOK
dan ricik AIR yang berdenting
bagai genta Pendeta,,,,,
"di manakah akhir setapak yang ku lalui'
Inikah jalan takdir
yangpernah Di nujumkan
para DEWA,,,,,
Dari kejauhan , seribu DuPa
di seberang persawahan
suara kidung merambat pelan
bersama HALIMUN dingin
sepertimerasuki jiwa para pengembara
yang lupa kampung halaman
Dingin kayu
ANGGUR nyaris tandas
dan kunang2
begitu sempurna cahaya,,,,
malam makin mengendap
dalam relung jiwa ku
kegelapan telah melingkupi langit
kerlip kunang2 bercampur aroma lumpur
Kidung serangga sawah adalah kepedihan
yang di persembahkan malam
ketika peri2 kecil
mengunjungiku dengan PAYUDARA mungil
dan tubuh menggigil
Aku tergetar
menahan perih
yang menjalar
hingga SUMSUM
Kelopak2 malam gugur di halaman
hari2 yang kujalani dengan nyanyian KODOK
dan ricik AIR yang berdenting
bagai genta Pendeta,,,,,
"di manakah akhir setapak yang ku lalui'
Inikah jalan takdir
yangpernah Di nujumkan
para DEWA,,,,,
Dari kejauhan , seribu DuPa
di seberang persawahan
suara kidung merambat pelan
bersama HALIMUN dingin
sepertimerasuki jiwa para pengembara
yang lupa kampung halaman
Dingin kayu
ANGGUR nyaris tandas
dan kunang2
begitu sempurna cahaya,,,,
PAKAM ;sukamantri
tangerang , 10 Des 06
tangerang , 10 Des 06
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
maaf kalo semua hanya semu gan,,,